Pagar BRC adalah panel kawat baja yang dilas membentuk grid kotak, dilapisi galvanis untuk perlindungan anti karat. Ini adalah jenis pagar yang paling banyak digunakan di Indonesia — dari pagar rumah, sekolah, hingga kawasan industri.
Kepanjangan BRC
BRC adalah singkatan dari British Reinforced Concrete — nama perusahaan Inggris yang pertama kali mempopulerkan teknologi kawat las untuk konstruksi pada awal abad 20. Di Indonesia, istilah "BRC" merujuk khusus pada panel pagar kawat las galvanis.
Terbuat dari Apa?
Panel pagar BRC terbuat dari:
- Kawat baja karbon rendah (U-50 atau U-55) — kuat tapi lentur
- Lapisan galvanis (seng) — Hot Dip atau Electroplating untuk mencegah karat
- Las titik (spot welding) — menghubungkan kawat horizontal dan vertikal
Kawat vertikal berjarak 5 cm, kawat horizontal berjarak 15–20 cm (tergantung tipe).
Ciri Khas Visual
Pagar BRC mudah dikenali dari:
- Tekukan segitiga di bagian atas dan bawah panel — memberikan kekakuan struktural
- Grid kotak yang seragam dan rapi
- Warna silver (galvanis) atau abu-abu doff (HD)
Ukuran Standar
| Tipe | Tinggi | Lebar Panel | Kawat |
|---|---|---|---|
| T.60 | 60 cm | 240 cm | 5–5,5 mm |
| T.90 | 90 cm | 240 cm | 5–8 mm |
| T.120 | 120 cm | 240 cm | 5–8 mm |
| T.150 | 150 cm | 240 cm | 6–8 mm |
| T.190 | 190 cm | 240 cm | 6–8 mm |
| T.240 | 240 cm | 240 cm | 6–8 mm |
Semua panel memiliki lebar standar 2,4 meter.
Bedanya dengan Wiremesh
Wiremesh adalah lembaran kawat las untuk tulangan beton (diletakkan horizontal di dalam cor). Pagar BRC adalah panel pagar yang dipasang vertikal di luar ruangan. Meski sama-sama kawat las, fungsinya berbeda total.
Baca perbandingan lengkap: Perbedaan Wiremesh dan Pagar BRC →
Untuk Apa Pagar BRC Dipakai?
- Rumah tinggal dan cluster — T.120 HD paling populer
- Sekolah dan fasilitas publik — T.150–T.190
- Pabrik dan kawasan industri — T.190–T.240 HD
- Gudang dan logistik — T.190 HD
- Lahan kosong dan kavling — T.60–T.90
- Proyek konstruksi (sementara) — T.120 dengan klem
Baca juga: Panduan Lengkap Pagar BRC 2026 →